Kapolsek Batu Ampar, IPTU Fahrizal Hasyim, melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, menyatakan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan dari warga.
“Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebab pastinya, tim identifikasi Polres Kubu Raya akan melakukan olah TKP. Hal ini penting agar penyelidikan lebih akurat dan tidak menimbulkan spekulasi,” jelas Ade dalam keterangan resminya.
Pihak kepolisian mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, total kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Baca Juga: Kebakaran di Ketapang Malam Ini, Tim Damkar Berupaya Padamkan Api di Dekat Pengadilan Negeri
Berikut adalah daftar bangunan yang hangus terbakar:
- Gudang kelapa milik Abdul Faqih (1 pintu)
- Rumah sekaligus tempat usaha milik Harianto alias Akhiang (1 pintu)
- Gudang kelapa milik Akiong (1 pintu)
- Rumah beserta tempat usaha milik Rumli (1 pintu)
- Rumah milik Agustin (1 pintu)
- Toko sembako milik Aliong/Ayong (2 pintu)
- Bengkel milik Amin (2 pintu)
- Rumah milik Asiat (1 pintu)
Pasca-kejadian, puing-puing bangunan yang hangus menjadi saksi bisu kesedihan warga yang kehilangan tempat tinggal dan usaha mereka.
Petugas Polsek Batu Ampar bersama warga terlihat bahu-membahu membersihkan sisa-sisa kebakaran dan memberikan dukungan moril kepada para korban.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Sintang, Rumah Warga di Tanjung Puri Ludes Dilalap Api
Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, baik di rumah maupun di tempat usaha.
Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa jaringan listrik. Jika ada kabel yang sudah usang atau sambungan tidak standar, segera diganti. Keselamatan jauh lebih penting,” tegas Ade.
(*Red)
















