Partisipasi ini menjadi sorotan dan menunjukkan sinergi antara pelestarian budaya dengan sektor ekonomi.
“Ini membuktikan kelapa sawit sudah dilirik semua kalangan, Hadirnya kelapa sawit di acara ini upaya kita untuk lebih mengadvokasi petani untuk kemajuan kebun kelapa sawitnya. Mulai dari benih dan lainnya” ujar Indra Rustandi, Ketua Apkasindo Provinsi Kalimantan Barat sekaligus panitia acara.
Menurut Indra, konsep baru ini melibatkan perusahaan-perusahaan di bidang benih, pupuk, dan alat berat untuk berpartisipasi langsung.
“Ini konsep baru, kita ajak temen-temen yang biasanya menjadi tamu undangan, langsung ikut terjun memeriahkan acara. Dan memang baru kali ini selama 17 tahun kegiatan dilaksanakan, baru ini kelapa sawit hadir,” terangnya.
Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya dan olahraga tradisional.
Tujuannya adalah untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal, serta mempererat tali persaudaraan.
Baca Juga: Sambut Inisiatif DPRD, Pemkab Sanggau Tanggapi Empat Raperda Tahun 2025
Kehadiran sektor kelapa sawit diharapkan dapat menambah warna dan memperkaya nilai festival, menjadikannya jembatan yang kuat antara tradisi dan kemajuan ekonomi masyarakat Sanggau.
(*Red)
















