Studi: Pengguna Vape Berisiko 7 Persen Lebih Tinggi Terkena Pradiabetes

Pengguna Vape Berisiko Lebih Tinggi Kena Diabetes
Pengguna Vape Berisiko Lebih Tinggi Kena Diabetes. (Dok. Ist)

Misalnya, kelebihan berat badan atau obesitas, dan latar belakang berpenghasilan rendah.

Identifikasi sebagai Hispanik, Kulit Hitam, atau Asia juga dikaitkan dengan kemungkinan diagnosis yang lebih tinggi.

Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya.

Organisasi kesehatan dan ilmuwan telah lama khawatir tentang risiko kesehatan dari vaping.

Beberapa pemerintah di Eropa, seperti Spanyol, bahkan telah mengadopsi langkah-langkah pembatasan.

Baca Juga: Bukan Malas, Ini 5 Tanda Tubuhmu Sudah Kelelahan yang Sering Diabaikan

Mereka melarang orang merokok dan vaping di teras restoran.

Studi ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dicatat. Studi ini tidak dapat menetapkan hubungan sebab-akibat langsung antara penggunaan rokok elektrik dan pradiabetes.

Selain itu, studi ini mengandalkan data yang dilaporkan sendiri. Faktor seperti predisposisi genetik atau riwayat diabetes keluarga tidak diperhitungkan.

(*Drw)