Amru Chanwari, Wakil Bupati Kayong Utara, menyambut baik langkah tersebut. Ia melihat inisiatif ini sebagai indikasi positif dari sinergi antara proyek berskala nasional dan pembangunan di tingkat lokal.
“Atas nama kepala daerah, kami menyambut baik pemberian beasiswa kepada 15 mahasiswa, putra – putri asal daerah kami, pulau pelapis, yang merupakan Desa tempat industri pulau Penebang,” ujarnya. Amru menambahkan, inisiatif ini patut diapresiasi karena datang lebih awal.
“Biasanya CSR diberikan setelah perusahaan ini beroperasi, tapi ini baru persiapan sudah memberikan dampak berupa beasiswa kepada anak-anak kami,” kata Amru.
Amru menegaskan, dukungan pemerintah daerah terhadap proyek ini bersifat mutlak karena sejalan dengan visi pemerintah pusat, terutama dalam hal hilirisasi.
“Kami mendukung penuh proyek strategis Nasional ini, karena berkaitan dengan visi pemerintah pusat berkaitan dengan hilirisasi, tentu kami mendukung penuh,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak lepas tangan. Kehadiran PT DIB ini, ujarnya, tak luput dari masukan dan koreksi yang diberikan oleh pemerintah, terutama terkait isu sosial dan lingkungan yang mungkin muncul.
“Selain faktor ekonomi, juga wajib memperhatikan keberlangsungan lingkungan itu mutlak,” kata Amru, menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah prioritas utama. Keterlibatan perusahaan dalam aspek sosial, seperti pemberian beasiswa, membuktikan bahwa komitmen tersebut sudah dimulai sejak awal.
(*Red)
















