Sleep Call: Romantis atau Merusak? Pahami 4 Bahaya Tersembunyi untuk Kesehatan dan Hubunganmu

"Pahami 4 bahaya tersembunyi dari Sleep Call yang bisa merusak kesehatan dan hubunganmu. Ketahui mengapa kebiasaan ini bukan lagi hal yang romantis."
Pahami 4 bahaya tersembunyi dari Sleep Call yang bisa merusak kesehatan dan hubunganmu. Ketahui mengapa kebiasaan ini bukan lagi hal yang romantis. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bagi banyak pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh (LDR), sleep call atau panggilan telepon yang berakhir dengan saling tertidur sering dianggap sebagai jembatan romantis untuk melawan jarak.

Sensasi berada dekat dengan suara pasangan hingga terlelap memang terasa menenangkan.

Baca Juga: Playlist Santai: 5 Lagu Bahasa Inggris Terbaik untuk Mengusir Insomnia

Namun, di balik keromantisan itu, kebiasaan ini menyimpan beberapa risiko yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, dan bahkan kualitas hubungan itu sendiri.

Jangan salah, sleep call bukan sekadar panggilan biasa. Jika dilakukan terus-menerus, ia bisa menjadi pedang bermata dua. Berikut adalah empat bahaya yang mungkin tidak kamu sadari.

1. Merusak Kualitas Tidur yang Vital

Tidur adalah fondasi bagi kesehatan dan produktivitas. Saat kamu sleep call, otakmu tidak benar-benar beristirahat total.

Ia tetap waspada dan memproses suara dari ponsel, meski hanya suara napas pasangan atau jeda hening.

Suara tiba-tiba dapat menginterupsi siklus tidurmu yang dalam (deep sleep), yang sangat penting untuk memulihkan energi dan memori.

Akibatnya, kamu bisa terbangun dalam keadaan lelah dan kurang fokus, meskipun merasa sudah tidur cukup lama.

2. Memicu Ketergantungan dan Kecemasan Berlebih

Mengandalkan sleep call untuk merasa dekat bisa menciptakan ketergantungan emosional yang tidak sehat.

Kamu mungkin merasa gelisah, cemas, atau bahkan kesepian jika satu malam saja tidak bisa melakukannya.