Sejak April hingga pertengahan September, Paviliun Indonesia telah menjadi tuan rumah bagi 64 kegiatan bisnis, termasuk forum dan pertemuan one-on-one dengan investor, pelaku industri, dan perwakilan pemerintah dari berbagai negara.
Dari pertemuan tersebut, Indonesia berhasil mengantongi 10 nota kesepahaman (MoU), 9 Letter of Intent (LoI), 1 Joint Venture Agreement, serta 11 indikasi kesepakatan jual beli paket wisata.
Secara total, kesepakatan-kesepakatan ini merepresentasikan komitmen investasi senilai $23,8 miliar di sektor-sektor berkelanjutan, seperti industri hijau, ekonomi kreatif, perdagangan, pengelolaan limbah, dan pariwisata.
Penyelenggaraan Paviliun Indonesia ini juga tidak lepas dari dukungan mitra strategis, seperti Astra, Artha Graha Peduli, KAPPI, Pertamina, Barito Pacific Group, Royal Golden Eagle (RGE), Indofood, Japfa, BPDP, Garuda Indonesia, dan Telkomsel.
Baca Juga: Indonesia Pimpin Produksi Sarang Burung Walet Dunia, Jepang Jadi Pasar Potensial
Dukungan ini mencerminkan sinergi kuat antara kekuatan nasional dan jaringan global untuk menampilkan citra terbaik Indonesia di mata dunia.
“Dukungan dari berbagai mitra dan pemangku kepentingan ini semakin memperkuat upaya Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menjalin kerja sama global. Ke depannya, diharapkan akan dapat membuka peluang investasi baru yang akan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Laksmi.
(*Red)
















