Bukan Perundungan, Inilah Kronologi Sebenarnya Perkelahian Santri di Kubu Raya

Proses mediasi kasus perkelahian santri di Pondok Pesantren Asy-Sayfi’iyah yang diselesaikan secara damai di Kantor Desa Punggur Kecil, Kubu Raya.
Proses mediasi kasus perkelahian santri di Pondok Pesantren Asy-Sayfi’iyah yang diselesaikan secara damai di Kantor Desa Punggur Kecil, Kubu Raya. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kasus video viral yang sempat menghebohkan masyarakat Kubu Raya, mengenai dugaan perundungan seorang santri oleh tenaga pendidiknya di Pondok Pesantren Asy-Sayfi’iyah, kini telah berakhir damai.

Setelah mediasi yang melibatkan berbagai pihak, terungkap bahwa narasi yang beredar di media sosial adalah hoaks.

Pihak kepolisian, melalui Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kecil, Aipda Deni Ardiansyah, mengonfirmasi bahwa tidak ada perundungan yang dilakukan oleh tenaga pendidik.

Baca Juga: Bukan Dibully Tenaga Pendidik: Polisi Ungkap Fakta Perkelahian Antarsantri di Kubu Raya

Kejadian sebenarnya hanyalah perkelahian antarsantri yang dipicu oleh kesalahpahaman.

Peristiwa ini bermula saat dua santri ditegur karena bergurau pada jam istirahat. Salah satu santri yang tidak terima kemudian memicu perkelahian dengan temannya.

Setelah kejadian tersebut, salah satu santri melarikan diri dan mengaku dipukul kepada seorang warga, yang kemudian merekam pengakuan itu. Video inilah yang menjadi awal mula narasi palsu.