Lihat Peluang Besar, Wali Kota Dorong Anak Muda Pontianak Garap Bisnis Kopi

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat mencoba menjadi barista dan meracik kopi di acara peresmian Anomali Coffee di Jalan Mujahidin, Jumat (12/9/2025).
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat mencoba menjadi barista dan meracik kopi di acara peresmian Anomali Coffee di Jalan Mujahidin, Jumat (12/9/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Ia menceritakan bahwa sejak awal berdiri pada tahun 2007, misi Anomali adalah untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai kopi asli Indonesia.

“Waktu itu kopi masih identik dengan kemasan instan. Kami ingin menghadirkan kopi dari biji, memperlihatkan proses roasting hingga penyajian, sekaligus mengedukasi masyarakat. Karena itu kami sangat berterima kasih bisa hadir di Pontianak, kota yang punya tradisi kopi kuat,” sebut Irvan.

Lebih lanjut, Irvan menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha untuk membangun ekosistem yang sehat, bukan sekadar persaingan.

Menurutnya, setiap kedai kopi memiliki keunikan dan karakternya masing-masing yang justru memperkaya industri kopi di kota ini.

“Setiap coffee shop punya warna, rasa, dan craftsmanship yang berbeda. Justru itulah yang membangun ekosistem kopi yang sehat. Dengan dukungan Pak Wali Kota, kami yakin ekosistem kopi di Pontianak akan semakin berkembang,” ucapnya.

Outlet ke-17 di Pontianak ini menjadi momen spesial bagi Anomali Coffee, karena dihadiri oleh kedua co-founder, Irvan Helmi dan Agam.

Baca Juga: Edi Kamtono Dorong Daya Saing UMKM, 3.473 Pelaku Usaha di Pontianak Kantongi Sertifikat Halal

Kehadiran mereka menegaskan komitmen untuk terus menjadikan kopi Indonesia sebagai tuan rumah di negerinya sendiri dan membuktikan bahwa potensi bisnis kopi terus bertumbuh.

(*Red)