Lebih dari Sekadar Angka: Rekomendasi Novel Fiksi Sejarah untuk Memahami Peristiwa 98

"Ingin memahami peristiwa 1998 lebih dalam? Berikut rekomendasi novel sejarah 1998 terbaik seperti Laut Bercerita yang akan membawa Anda merasakan langsung jiwa zaman reformasi."
Ingin memahami peristiwa 1998 lebih dalam? Berikut rekomendasi novel sejarah 1998 terbaik seperti Laut Bercerita yang akan membawa Anda merasakan langsung jiwa zaman reformasi. (Dok. Ist)

Novel ini menjalin kisah para eksil politik Indonesia di Paris pasca-peristiwa 1965 dengan dinamika gerakan mahasiswa di Jakarta menjelang reformasi 1998.

Cerita ini menyatukan dua generasi yang sama-sama berjuang melawan rezim yang represif.

Pulang menunjukkan bahwa peristiwa 98 bukanlah sebuah ledakan yang terjadi tiba-tiba.

Novel ini menggambarkan bagaimana akar-akar kekuasaan Orde Baru yang dibangun di atas pembungkaman terus menghasilkan perlawanan dari generasi ke generasi.

Membaca novel ini akan memberi Anda pemahaman yang lebih luas tentang rentetan sejarah panjang yang memuncak pada Mei 1998.

3. Entrok oleh Okky Madasari
Jika Laut Bercerita menyuarakan kaum terpelajar di pusat kekuasaan, Entrok memberikan perspektif dari rakyat biasa yang hidup di bawah tekanan rezim Orde Baru.

Berlatar di sebuah desa di Jawa Tengah, Entrok mengisahkan kehidupan Marni dan putrinya, Rahayu, dari era 1960-an hingga jatuhnya Soeharto.

Novel ini merekam bagaimana kehidupan sehari-hari, kepercayaan, dan bahkan tubuh seorang perempuan dikontrol dan diseragamkan oleh kekuasaan.

Novel ini adalah cerminan sempurna tentang bagaimana rezim Orde Baru menancapkan kuasanya hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Dengan membaca perjuangan Marni mempertahankan identitasnya, kita bisa memahami betapa besar keresahan dan kemarahan yang terpendam di masyarakat, yang pada akhirnya meledak menjadi gerakan reformasi 1998.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Jenazah Aktivis Vian Ruma di Nagekeo, Polisi Belum Pastikan Penyebab Kematian

(*Mira)