Timnas Indonesia vs Taiwan: Bukan Hanya Kemenangan, Suporter Nantikan Filosofi Permainan

Patrick Kluivert pelatih Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
Patrick Kluivert pelatih Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)

Yang lebih mengkhawatirkan, senjata-senjata andalan Timnas dari era sebelumnya mulai dihapus.

Tidak adanya Pratama Arhan, misalnya, mengindikasikan strategi lemparan ke dalam yang mematikan kini ditinggalkan.

Baca Juga: Resmi Jadi WNI, Mauro Zijlstra Siap Perkuat Timnas Indonesia U-23

Cara mencetak gol dari lini kedua lewat pemain seperti Marselino Ferdinan dan Thom Haye pun seakan terkikis.

Satu-satunya tumpuan gol yang terlihat hanyalah Ole Romeny. Ironisnya, sang penyerang andalan harus absen karena pemulihan cedera.

Semua mata kini tertuju pada Ruud van Nistelrooy. Tanpa senjata utama dan strategi yang jelas, kejutan apa yang akan ia siapkan untuk membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan mutlak di hadapan publik sendiri?

(*Red)