Faktakalbar.id, KETAPANG – Layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) kini resmi beroperasi di Aula RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.
Mulai 1 September 2025, layanan ini sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan biaya penanganan penyakit jantung.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan, Elsa Novelia, menyampaikan bahwa layanan cathlab kini telah masuk dalam jaminan BPJS.
“Masyarakat tidak perlu lagi cemas terkait biaya karena semua sudah ditanggung BPJS Kesehatan. RSUD Agoesdjam menjadi rumah sakit rujukan dengan layanan cathlab yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan ada 14 layanan skrining kesehatan yang dicakup oleh BPJS Kesehatan, mulai dari penyakit diabetes, paru-paru, jantung, dan lain sebagainya. Meski begitu, Elsa mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan.
Baca Juga: Bupati Ketapang: Pramuka Jadi Solusi Kurangi Ketergantungan Anak pada Smartphone
Sementara itu, Plt. Direktur RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, Feria Kowira, menjelaskan bahwa Ketapang menjadi kabupaten atau kota kedua di Kalimantan Barat yang memiliki layanan cathlab.
“Per tanggal 1 September, layanan ini sudah resmi dijamin BPJS. Saat ini terdapat sekitar 200 pasien yang telah mendaftar dan menunggu giliran. Kami akan menyesuaikannya dengan skala prioritas. Dua tahun kami berjuang agar layanan ini bisa ditanggung BPJS, dan akhirnya tercapai. Sumber daya manusia kami, baik dokter maupun perawat, juga sudah dilatih secara khusus sehingga masyarakat bisa merasa tenang,” jelasnya.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas beroperasinya layanan ini.















