Faktakalbar.id, JAKARTA – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) secara resmi merilis pernyataan sikap terkait eskalasi situasi politik nasional.
Organisasi cendekiawan ini menyuarakan keprihatinan mendalam atas gelombang demonstrasi di berbagai kota yang berujung pada tindakan anarkis, perusakan fasilitas publik, hingga jatuhnya korban jiwa.
Baca Juga: Jaga Kedamaian Kalbar, Gubernur dan Forkopimda Sepakati 7 Poin Maklumat Bersama
Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan kecendekiaan, ICMI memandang perlu untuk menyerukan sikap bijak kepada seluruh elemen bangsa.
Berikut adalah poin-poin utama dari Sikap ICMI Terkait Situasi Nasional yang dirilis pada Senin (1/9/2025).
Pertama, ICMI menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para korban dalam rangkaian aksi, termasuk seorang pengemudi ojek online.
ICMI mendesak aparat untuk bertindak profesional dan adil.
“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan, adil, dan tanpa pandang bulu, serta menindak tegas oknum yang bertanggung jawab.” bunyi pernyataan resmi ICMI.
Secara khusus, ICMI menyerukan kepada Presiden selaku kepala negara untuk segera mengambil langkah tegas dan bijaksana.
Baca Juga: Kondusivitas Pontianak Jadi Prioritas, Wali Kota Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Keamanan
Menurut ICMI, tindakan cepat dari pimpinan negara sangat krusial untuk mencegah perpecahan dan memulihkan stabilitas nasional di berbagai sektor.
ICMI juga menyoroti akar masalah yang memicu kemarahan publik, yakni kondisi ekonomi yang sulit dan kurangnya empati dari para pejabat.
















