Aksi anarkis ini terus meluas hingga pukul 22.00 WIB, memaksa petugas untuk terus melakukan rekayasa lalu lintas.
Akibat kejadian ini, total tujuh gerbang tol hangus dibakar massa, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung lainnya seperti lebih dari 20 unit Water Barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), hingga CCTV jalan tol turut menjadi korban perusakan.
Hingga Sabtu pagi pukul 08.05 WIB, kondisi jalan Tol Dalam Kota Cawang-Tomang-Pluit belum sepenuhnya normal.
Baca Juga: Mahasiswa Untan Diduga Terkena Peluru Karet Saat Aksi di Pontianak, Alami Luka Kepala
Petugas Jasa Marga masih dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pembersihan material sisa kerusuhan agar lajur utama aman untuk kembali dilintasi.
Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mencari informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan.
“Antisipasi jadwal dan arah perjalanan, serta terus perbarui informasi terkini melalui media sosial resmi Jasa Marga, live CCTV melalui aplikasi TRAVOY, call center 24 jam Jasa Marga Group di 14080, serta selalu ikuti rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” tutup Jasa Marga.
(*Red)











