Anggaran Rp7 Triliun Dipertanyakan, BPS Kembali Usulkan Tambahan Dana Rp1,65 T

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. (Dok. Ist)
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. (Dok. BPS)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi X DPR RI dan Badan Pusat Statistik (BPS) diwarnai kritik tajam terkait rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 yang mencapai 5,12% (yoy).

Sejumlah politisi mempertanyakan validitas data tersebut saat Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, justru mengajukan usulan tambahan anggaran untuk tahun 2026.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan Enam Paket Stimulus untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2025

Keraguan DPR Atas Data BPS

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Gerindra, La Tinro La Tunrung, menyuarakan keprihatinannya atas keraguan publik terhadap data yang dirilis BPS.