Untuk memastikan seluruh materi dapat diterima dengan baik, acara ini didampingi oleh seorang interpreter bahasa isyarat.
Kehadirannya menjadi jembatan komunikasi yang efektif, sehingga tidak ada halangan bagi komunitas tuli untuk menyerap setiap ilmu yang dibagikan.
Baca Juga: Mercure & Ibis Pontianak Wujudkan Corporate Social Responsibility Melalui Pendidikan
General Manager Mercure & ibis Pontianak City Center, Ulysses Jeffrey, menyatakan bahwa program ini lahir dari keyakinan akan kesetaraan hak untuk berkembang.
“Kami percaya bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Melalui pelatihan table manner ini, kami berharap dapat membantu teman-teman dari West Borneo Deaf Community agar lebih percaya diri dalam berbagai kesempatan, baik di lingkungan kerja maupun pergaulan sosial.” ujar Ulysses Jeffrey.
Komitmen Berkelanjutan untuk Keberagaman
Kegiatan CSR ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang Mercure & ibis Pontianak City Center dalam mendukung keberagaman dan inklusi.
Melalui Pelatihan Table Manner Pontianak ini, pihak hotel berharap dapat mempererat hubungan dengan komunitas lokal sekaligus memberikan kontribusi positif yang nyata bagi pengembangan kapasitas masyarakat sekitar.

Sebagai hotel bintang empat (Mercure) dan bintang tiga (ibis) berstandar internasional yang terletak di jantung kota Pontianak, keduanya tidak hanya fokus memberikan pelayanan terbaik bagi tamu.
Dengan mengusung konsep modern yang berpadu dengan budaya lokal serta kenyamanan, Mercure & ibis Pontianak City Center secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial sebagai pilar utama komitmen terhadap keberlanjutan.
Baca Juga: Hotel Mercure dan ibis Pontianak Rayakan Hari Pers Nasional Bersama Awak Media
(*Red)
















