Sinergi Ekonomi Lokal: Bagaimana Model Bisnis Mayawana Persada Mengakar pada Pemberdayaan Komunitas

"model-bisnis-mayawana-persada-berbasis-komunitas-lokal"
Masyarakat lokal beraktivitas di lokasi pembibitan (kiri). Dan Sesi penyampaian materi di ruang kelas Fiber Learning Academy (kanan). (Dok. Kolase - RDL/Faktakalbar.id)

Fasilitas ini berfungsi sebagai inkubator yang dirancang untuk menanamkan DNA profesionalisme dan etos kerja yang khas.

Dalam sebuah diskusi pada Jumat, (22/8/2025), Natalion, yang bertanggung jawab atas pengembangan soft skill di akademi tersebut, menguraikan filosofi di baliknya.

Menurutnya, setiap peserta pelatihan dibekali kompas moral dan profesional yang sama.

“Di Mayawana, kami memiliki core values,” ujarnya. “Kami ingin peserta didik memiliki Ownership (rasa memiliki) yang tinggi terhadap pekerjaannya. Mereka harus menjunjung tinggi Integrity (integritas); tidak boleh abu-abu. Mereka juga dilatih untuk Teamwork (kerja sama tim) dan Continuous Improvement (perbaikan terus-menerus), di mana mereka bebas berkreasi di lapangan.”

Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa tujuan akhirnya bukanlah menciptakan pekerja, melainkan profesional yang berintegritas dan memiliki daya inovasi.

Baca Juga: Kios BBM di Sandai Ketapang Ludes Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi

Membuka Jalur di Luar Kebiasaan

Model pemberdayaan ini semakin terlihat melalui program-program non-konvensional. Salah satunya adalah Program Kadet (KDP), sebuah jalur meritokrasi yang memungkinkan karyawan lokal lulusan sekolah menengah dengan kinerja luar biasa untuk mencapai level staf sebuah jenjang yang umumnya mensyaratkan kualifikasi sarjana.

Hingga kini, 10 pemuda lokal telah berhasil menembus batas konvensional tersebut melalui KDP.

Langkah ini, ditambah dengan adanya program “Mayawana Scholarship” untuk anak-anak karyawan, menandakan sebuah investasi jangka panjang.

Mayawana Persada tampaknya memahami bahwa keberlanjutan bisnis mereka tidak hanya bergantung pada kelestarian hutan, tetapi juga pada kekuatan dan kesejahteraan komunitas yang hidup di sekitarnya.

(RDL/*Red)

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id