Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Gubernur Kalimantan Barat menegaskan komitmen kuat untuk mendorong penerapan BIM secara bertahap dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur di Kalbar.
Pemerintah menargetkan proses ini berjalan melalui tahapan digitalisasi, kolaborasi, hingga integrasi penuh demi mewujudkan pembangunan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Harapan besar disematkan pada gelaran perdana ini.
Mei Purwowidodo, seorang pelaku jasa konstruksi senior yang turut hadir sebagai undangan, menyampaikan optimismenya terhadap dampak positif festival bagi kemajuan daerah di masa depan.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Borneo BIM Festival 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kalbar untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas SDM teknik, memperluas jaringan kolaborasi, sekaligus mendorong transformasi dunia konstruksi berbasis digital era baru pembangunan di Kalbar.” ujar Mei Purwowidodo.
(*Red)
















