BNPB Catat 7 Bencana di Indonesia, Dari Banjir Jakarta hingga Karhutla Aceh

Tim BPBD bersama tim gabungan mengevakuasi korban hilang akibat gelombang tinggi dan angin kencang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/8). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Tim BPBD bersama tim gabungan mengevakuasi korban hilang akibat gelombang tinggi dan angin kencang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/8). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Jumat (22/08/2025). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tujuh peristiwa bencana yang terjadi hingga pekan ketiga Agustus 2025 di sejumlah daerah di Indonesia.

Sebagian besar merupakan bencana hidrometeorologi basah.

Baca Juga: BNPB Siapkan Hunian Tetap, Masa Depan Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Mulai Terjamin

Banjir tercatat di Jakarta Selatan pada Rabu (20/8) yang menggenangi tiga kelurahan, yakni Cilandak Barat, Pondok Labu, dan Cilandak Timur.

Sebanyak 115 kepala keluarga atau 460 jiwa terdampak sebelum banjir surut pada Kamis (21/8).

Banjir serupa juga melanda Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, merendam tiga desa dan mengakibatkan 71 kepala keluarga terdampak serta satu fasilitas pendidikan rusak.

Peristiwa pada Rabu (20/8) ini juga sudah surut keesokan harinya.

Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8). Sebanyak 12 kepala keluarga atau 33 jiwa terdampak di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng.

Enam rumah lain terancam, meski tidak ada korban jiwa. Material longsoran telah dibersihkan tim gabungan dan warga setempat pada Kamis (21/8).

BNPB juga melaporkan lima korban meninggal akibat gelombang tinggi di Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Jawa Tengah, pada Selasa (19/8).