Doa Akashah Keliling Kota, Bupati Ketapang Tekankan Pelestarian Budaya Melayu

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi melepas rombongan pembaca Doa Akashah keliling kota dalam rangkaian Semarak Robo-Robo Mandi Safar 1447 H. (Dok. Faktakalbar.id)
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi melepas rombongan pembaca Doa Akashah keliling kota dalam rangkaian Semarak Robo-Robo Mandi Safar 1447 H. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di Pendopo Bupati Ketapang saat Bupati Alexander Wilyo secara resmi melepas rombongan pembaca Doa Akashah keliling kota.

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera kuning, sebagai simbol dimulainya perjalanan rombongan yang membawa doa dan harapan keselamatan bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Pemkab Ketapang Ajak Masyarakat Daftarkan Tanah Ulayat, BPN Buka Program di 2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Robo-Robo Mandi Safar 1447 H, yang digelar Perkumpulan Lawang Kekayun (PLK) Kabupaten Ketapang bekerja sama dengan Kelurahan Kauman.

Berbagai tokoh masyarakat, pejabat daerah, unsur TNI-Polri, hingga organisasi kemasyarakatan hadir memeriahkan acara pelepasan ini.

Nuansa tradisi Melayu tampak kental dengan pakaian adat yang dikenakan para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLK menjaga tradisi Doa Akashah.