Menurutnya, pengumuman mengenai alasan perbaikan hanya ditempel di pagar SPBU.
“SPBU Wajok sudah tutup hampir tiga bulan. Kami sebagai masyarakat Wajok dan sekitarnya, merasakan sekali dampaknya. Kami susah mendapatkan BBM,” kata Miduns kepada wartawan.
Warga menilai penutupan ini berdampak signifikan terhadap akses masyarakat dalam mendapatkan BBM bersubsidi.
Baca Juga: Warga Mempawah Hulu Hilang Saat Mandi di Sungai Ditemukan Meninggal
Hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kepastian pembukaan kembali SPBU tersebut maupun distribusi BBM selama masa penutupan.
(fd)













