Faktakalbar.id, SAMBAS – Festival Pesisir Temajuk 2025 kembali digelar dan menjadi ajang strategis promosi wisata, budaya, serta kuliner khas perbatasan di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Baca Juga: Terpilih Lewat Seleksi Ketat, 28 Pelajar Siap Jadi Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Sambas
Berbagai kegiatan memeriahkan festival ini, seperti lomba kuliner berbahan dasar ubur-ubur, lomba layang-layang, dan sejumlah kompetisi kreatif lainnya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal pada Minggu (3/08/2025).
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi, menyatakan bahwa festival ini bukan hanya sebatas hiburan, tetapi merupakan strategi untuk memperkenalkan potensi wilayah perbatasan.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, tapi sebuah upaya strategis untuk mengenalkan kekayaan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Temajuk yang luar biasa. Pantainya masih alami, masyarakatnya ramah, dan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ujar Heroaldi, Selasa (5/08/2025).
Ia juga menekankan pentingnya posisi Temajuk sebagai kawasan terdepan Indonesia yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
“Temajuk adalah beranda terdepan Indonesia. Banyak program strategis dari pemerintah pusat digulirkan untuk memajukan potensi wisata di sini, dan kita sebagai masyarakat harus menyambutnya dengan baik,” tambahnya.
Heroaldi berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mendunia.
“Harapan kami, festival ini bisa menjadi agenda rutin, bukan hanya di tingkat Kabupaten Sambas, tapi juga menjadi daya tarik skala nasional dan internasional,” harapnya.
Ketua Dekranasda Sambas, Yunisa, juga memberikan apresiasi kepada peserta lomba kuliner yang berhasil mengolah ubur-ubur menjadi sajian istimewa.
Baca Juga: Kades Tebas Kuala Sambas Diduga Korupsi Rp655 Juta, Dana Desa Dipakai Judi Online
“Bahan dasar ubur-ubur ini merupakan potensi alam khas Desa Temajuk. Melalui lomba kuliner ini, kita tidak hanya melestarikan kekayaan lokal, tapi juga mempromosikan kuliner khas Temajuk kepada wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya.
(DNS)












