Tragis, Niat Bersihkan Kebun Berujung Maut, Seorang Lansia di Sanggau Tewas Terbakar

Jenazah korban Paulus Apon (75) dievakuasi oleh pihak kepolisian. Foto: HO/Faktakalbar.id
Jenazah korban Paulus Apon (75) dievakuasi oleh pihak kepolisian. Foto: HO/Faktakalbar.id

Kapolres Sanggau melalui Kapolsek Mukok, AKP Sutono, telah mengonfirmasi kejadian tersebut.

Ia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama Polres Sanggau, kami turut berduka cita. Kami imbau masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan pembakaran lahan. Pastikan kondisi benar-benar aman, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.” ujarnya.

Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat telah mendatangi rumah duka untuk mendampingi keluarga.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan proses otopsi terhadap jenazah korban.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air

Pihak kepolisian sangat berharap agar tragedi lansia tewas terbakar di Sanggau ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat.

Metode pembersihan lahan dengan cara membakar, meskipun sering dianggap praktis, memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama saat memasuki musim kemarau yang rawan akan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

(Ariya)