Sejak awal berdirinya, APKASI menjadi jawaban atas kebutuhan daerah untuk memiliki wadah sinergi dan advokasi. Peran utamanya adalah memperjuangkan kepentingan kabupaten di tengah dinamika nasional yang terus berkembang.
Kini, dengan keanggotaan yang telah mencapai 416 pemerintah kabupaten, APKASI telah menjelma menjadi mitra strategis pemerintah pusat, forum konsolidasi antar daerah, serta motor penggerak kerja sama pembangunan yang dimulai dari tingkat bawah.
Kepengurusan Baru
Pengukuhan Dewan Pengurus APKASI Masa Bhakti 2025–2030 yang dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menjadi tonggak bersejarah.
Momen ini menegaskan komitmen keberlanjutan kiprah APKASI dalam mendampingi dan mendorong kabupaten di seluruh Indonesia agar semakin berdaya saing, maju, dan mandiri.
Baca Juga: Bupati Ketapang Paparkan Strategi Gotong Royong di Seminar Nasional UGM
Penunjukan Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam jajaran pengurus inti ini menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan kepada kepemimpinannya.
Menanggapi jabatan barunya, Bupati Ketapang mengakui bahwa amanah ini bukan sekadar posisi, melainkan sebuah panggilan tanggung jawab yang besar untuk ikut serta menjaga integritas organisasi yang mewakili ratusan kepala daerah.
“Peran ini saya emban dengan penuh komitmen untuk mendukung keberlangsungan APKASI sebagai rumah besar perjuangan pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Ia juga meyakini bahwa penguatan kelembagaan APKASI harus dimulai dari tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.
“Sebagai Wakil Bendahara Umum, saya meyakini bahwa penguatan kelembagaan APKASI dimulai dari pengelolaan organisasi yang profesional, akuntabel, dan berdaya dukung terhadap agenda-agenda besar pembangunan kabupaten.”
(AF)
















