Pekan Gawai Dayak Ke-3 Kecamatan Binjai Hulu Resmi Dibuka, Wujud Pelestarian Budaya Lokal

Staf Ahli Bupati Sintang, Asmidi, saat memukul beduk sebagai tanda pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-3 di Kecamatan Binjai Hulu. (Dok. Ist)
Staf Ahli Bupati Sintang, Asmidi, saat memukul beduk sebagai tanda pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-3 di Kecamatan Binjai Hulu. (Dok. Instagram @prokopimsintang )

“Saya memandang, dalam dunia yang semakin modern dan global ini, pelestarian budaya lokal seperti Gawai Dayak menjadi sangat penting. Budaya bukanlah sesuatu yang ketinggalan zaman, melainkan bagian dari identitas dan kekuatan bangsa. Justru, di tengah arus globalisasi, siapa yang mampu mempertahankan dan mengembangkan budayanya dengan baik, maka dialah yang akan tetap eksis dan dihormati,” jelas Asmidi.

Gawai Dayak sendiri merupakan salah satu bentuk perayaan masyarakat Dayak untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen dan kehidupan yang harmonis.

Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarsesama masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda dan pengunjung dari luar daerah.

Baca Juga: Gawai Dayak Sanggau ke-21, Simbol Persatuan dan Warisan Budaya

Melalui pelaksanaan Gawai Dayak di Kecamatan Binjai Hulu, pemerintah daerah berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya lokal sebagai warisan leluhur yang tidak ternilai harganya.

(*Red)