“Semoga harapan masyarakat dan cita-cita anak-anak Pulau Kabung dapat terwujud, serta memastikan mereka mendapatkan fasilitas dan perhatian yang layak dari pemerintah,” tambahnya.
Pada hari pertama, peserta yang dibagi menjadi lima tim melakukan sosialisasi ke rumah warga, bakti sosial membantu pekerjaan warga seperti memisahkan bunga pala dari buahnya, serta membersihkan sampah di sekitar pantai dan dermaga.
Hari kedua dimulai dengan senam pagi bersama anak-anak setempat, dilanjutkan dengan sesi belajar dasar bahasa Inggris.
Peserta juga memproduksi konten promosi bertema pariwisata dan budaya lokal. Sementara itu, panitia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, meliputi pengecekan tensi, gula darah, dan asam urat.
Kegiatan hari ketiga diisi dengan permainan edukatif, melukis papan gapura bersama anak-anak, serta pentas seni (pensi) yang menampilkan tarian dan nyanyian.
Malam harinya, peserta dan warga menggelar acara makan malam bersama dan malam keakraban.
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan seremoni perpisahan dan penanaman mangrove di Mangrove Park Mempawah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Juga: Haunan Fachry: Kepmendagri 2022 Tidak Alihkan Wilayah, Hanya Perbarui Data Administratif
Selama kegiatan berlangsung, warga Pulau Kabung menunjukkan antusiasme tinggi dan menyambut kehadiran mahasiswa dengan hangat.
(mro)
















