Deretan Bencana Hidrometeorologi dan Karhutla Warnai Pekan Kedua Juli

Kondisi infrastruktur terdampak angin kencang di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (7/7). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Toli-Toli.

“Petugas terus memperbarui data dampak serta melakukan pembersihan sisa material banjir bersama warga,” Tulis laporan BPBD Lombok Barat.

Kebakaran Lahan di Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua kabupaten. Di Kabupaten Padang Lawas, 45 hektar lahan terbakar di Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, pada Senin (7/7).

Penyebab masih diselidiki pihak berwenang. BPBD bersama masyarakat telah melakukan pemadaman dan evakuasi.

Keesokan harinya, Selasa (8/7), sekitar 30 hektar lahan terbakar di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Pemadaman dilakukan oleh BPBD dan petugas gabungan.

Baca Juga: BNPB Laporkan Banjir dan Karhutla Terjadi Serentak di Sejumlah Wilayah

Lokasi sekitar juga disisir untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Imbauan dari BNPB

BNPB meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim kemarau.

“Langkah antisipatif seperti membersihkan saluran air, memeriksa atap rumah, memangkas pohon rawan tumbang, dan menyusun rencana evakuasi keluarga sangat penting untuk mengurangi risiko bencana,” imbau BNPB.

Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait kondisi cuaca.

Agar mengetahui penanganan banjir di wilayah Jabodetabek dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), BNPB menggelar siaran langsung “Teropong Bencana” melalui YouTube BNPB_Indonesia, Rabu (9/7), pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: BNPB: Cuaca Ekstrem dan Banjir Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah Indonesia

(*Red)