Badan Penghubung Kalbar Gelontorkan Rp3,57 Miliar untuk Mobil Dinas Pejabat, Padahal Sudah Ada Hibah Kendaraan Layak Pakai

Setelah Sekretariat Daerah, kini Badan Penghubung Kalbar disorot atas pembelian mobil dinas baru Rp3,57 Miliar. (Dok. Kolase Faktakalbar.id)
Setelah Sekretariat Daerah, kini Badan Penghubung Kalbar disorot atas pembelian mobil dinas baru Rp3,57 Miliar. (Dok. Kolase Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Di tengah polemik pengadaan mobil dinas Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) senilai lebih dari Rp15 miliar, kini muncul sorotan baru.

Badan Penghubung Daerah Kalbar, yang berkantor di Jakarta Selatan, ternyata juga menganggarkan pembelian kendaraan dinas pejabat seharga Rp3,57 miliar.

Keputusan ini menuai pertanyaan besar, mengingat lembaga tersebut sebelumnya telah menerima hibah kendaraan bekas pemakaian gubernur yang masih sangat layak pakai.

Badan Penghubung Kalbar, di bawah pimpinan Abdul Gani, tetap menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru meskipun Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan imbauan efisiensi belanja pemerintah.

Baca Juga: Sekda Kalbar Klaim Pengadaan Mobil Dinas Tekan Biaya Sewa, Tapi Sewa Kendaraan Teranggarkan Miliaran di 2025

Pembelian kendaraan dinas ini dinilai sebagai upaya memastikan kenyamanan pejabat Kalbar saat berkunjung atau bertugas di Jakarta.

Faktakalbar.id menemukan bahwa Badan Penghubung sebenarnya telah memiliki kendaraan operasional dari hibah mantan gubernur.