Faktakalbar.id, NASIONAL – Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan verifikasi faktual bagi peserta Seleksi Masuk Unpad (SMUP) 2025 Skema Minat/Bakat dan Prestasi Non-Akademik pada Minggu (15/06/2025).
Proses ini menjadi tahap lanjutan setelah peserta melampirkan dokumen prestasi.
Baca Juga: Unpad Terbitkan Aturan Baru soal Penggunaan AI Generatif dalam Pembelajaran
Koordinator Bidang Jalur Prestasi SMUP Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, menyampaikan bahwa jalur ini terbuka untuk empat bidang: riset dan inovasi, seni budaya, olahraga, serta penghafal kitab suci dan kegiatan keagamaan.
“Hari ini kami sedang melaksanakan verifikasi faktual penghafal Al-Quran (tahfizh) yang dilakukan secara daring. Jadi kami melakukan pengetesan hafalan dan kemampuan mereka yang lain terkait dengan pembacaan ayat suci Al-Quran,” kata Inu dalam wawancara bersama Tim Kanal Media Unpad.
Dari total 2.433 peserta SMUP jalur prestasi, sebanyak 371 peserta bidang tahfizh mengikuti verifikasi secara daring.
Uji kemampuan dilakukan secara langsung melalui sesi video untuk mengukur kualitas hafalan dan bacaan peserta.
Inu menjelaskan bahwa skema ini terbuka bagi seluruh program studi di Unpad.
Tujuannya adalah memberi ruang bagi mahasiswa berprestasi untuk berkembang seimbang secara akademik maupun non-akademik.
Unpad juga menyiapkan pembinaan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau komunitas yang relevan untuk membantu mahasiswa mengembangkan potensinya secara lebih terarah.
Baca Juga: Update BNPB 16 Mei 2025: Catat Banjir Melanda Bandung, Purbalingga, Jombang, dan Sumenep
“Karena saat masuk mereka menandatangani fakta integritas, jadi berkewajiban untuk mewakili Unpad mengikuti berbagai macam kompetisi dan mengembangkan UKM sesuai dengan bidang prestasi selama tiga tahun,” jelas Inu. Ia berharap para mahasiswa dapat mendorong peningkatan prestasi Unpad dari sektor kemahasiswaan.
Penanggung Jawab Bidang Penghafal Kitab Suci dan Kegiatan Keagamaan Lainnya, Ahmad Baehaqi, juga memberikan pesan kepada siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur prestasi. Ia mendorong siswa untuk terus mengasah kemampuan sejak dini.
“Kalau berminat mengikuti seleksi lewat jalur prestasi, bisa mempersiapkan diri dengan baik dan mulai mengasah kemampuan dari sekarang,” ujarnya. (fd)
















