“Presiden Prabowo sudah jelas meminta efisiensi anggaran di semua daerah. Tapi Kalbar, yang sedang menghadapi persoalan keuangan dan warisan masalah masa lalu, malah mau beli mobil-mobil baru? Apakah mobil lama benar-benar tak bisa dipakai lagi?”
Ia menegaskan, seharusnya anggaran tersebut dialihkan untuk prioritas yang lebih mendesak.
Baca juga: Warga Dusun Mengkirai Hulu Portal Akses Jalan PT BSL karena Jalan Rusak Parah
“Lebih baik dananya digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di daerah seperti Telok Batang atau wilayah lainnya di Kalbar, yang masih seperti kubangan kerbau,” tambahnya.
Bruder Paiman mengajak seluruh pihak untuk berpikir ulang soal rencana pengadaan ini, demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Mari kita pikirkan kembali. Jangan hanya karena kenyamanan segelintir pejabat kebutuhan masyarakat luas jadi terabaikan,” pungkasnya.
Baca juga: Krisantus Dukung Penuh Kerja Jurnalistik AMSI Untuk Kemajuan Kalimantan Barat
(amb)
















