Timnas Indonesia Wajib Waspada, China Siap Ulangi Kejutan

Squad garuda pada saat berhadapan dengan bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Dok. Instagram @timnasindonesia
Squad garuda pada saat berhadapan dengan bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Dok. Instagram @timnasindonesia

Faktakalbar.id, NASIONAL – Pertandingan krusial antara Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025) pukul 20.45 WIB.

Laga ini akan menjadi pertarungan hidup-mati bagi kedua tim.

Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic, menyatakan dengan tegas bahwa timnya tidak gentar menghadapi Indonesia.

Ia mengaku percaya diri bahwa strateginya akan kembali membuat Indonesia takluk, seperti yang terjadi pada 15 Oktober 2024 lalu, saat China menang 2-1.

Baca Juga: Timnas Indonesia Hadapi Laga Krusial Kontra China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Kami tidak takut. Kami datang untuk menang. Tahun lalu kami sudah buktikan bisa kalahkan mereka meski sebelumnya tak diunggulkan,” ujar Ivankovic.

Pelatih asal Kroasia ini menjelaskan bahwa cara terbaik untuk menaklukkan Indonesia adalah dengan bermain kompak, rapat, disiplin, dan gesit.

Bahkan, ia menyebut gaya permainannya seperti memainkan “10 striker”, menandakan permainan menyerang total.

Ivankovic juga memiliki catatan manis dalam situasi sulit.

Saat menukangi Oman di Kualifikasi Piala Dunia 2022, ia membuat kejutan dengan menaklukkan Jepang 1-0 di Stadion Suita City Football.

Momen itu dikenal sebagai ‘Suita Miracle’.

Kini, Ivankovic ingin mengulang keajaiban itu. Dengan formasi dinamis 4-4-2 yang elastis dan pragmatis, ia yakin bisa menumbangkan Indonesia yang mulai mengadopsi gaya total football.

Secara sejarah, China juga diunggulkan, Indonesia tercatat sudah 38 tahun tak pernah menang atas China, Kemenangan terakhir terjadi pada 20 Februari 1987.

Baca Juga: Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Kunci Hadapi China, Duet Haye-Pelupessy Diunggulkan

“Kami minimal ingin curi satu poin di Jakarta. Lalu menang di kandang lawan Bahrain, sembari berharap Indonesia kalah dari Jepang,” kata Ivankovic.

Namun, Timnas Indonesia tak tinggal diam, Pelatih Patrick Kluivert menyiapkan strategi matang dan menyatakan bahwa China bukanlah negara kuat di sepak bola.

“Kami respek, tapi percaya diri bisa menang. Bermain di GBK memberi kami energi tambahan,” ujar Kluivert saat konferensi pers.

Timnas Indonesia memang tampil meyakinkan selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Statistik FIFA mencatat performa Garuda lebih baik dari China.

Bahkan tim-tim seperti Bahrain dan Arab Saudi pun tak berkutik di GBK yang berkapasitas 70 ribu penonton.

Meski begitu, Kluivert masih mencari komposisi terbaik, terutama di lini belakang.

Formasi tiga bek (Ridho, Idzes, Hubner) bisa saja berubah karena Mees Hilgers sudah pulih dan siap tampil.

Di lini depan, absennya Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan memaksa pemain baru seperti Ole Romeny beradaptasi cepat.

Baca Juga: Pelatih China Waspadai Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: Sulit Dilawan

Pilihan pemain lain di lini serang seperti Yakob Sayuri, Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Ramadhan Sananta, Beckham Putra, dan Dean James memberi banyak opsi untuk mengejutkan pertahanan China.

Yang jelas, Timnas Indonesia harus tampil habis-habisan.

China datang bukan untuk bermain santai, dan Kluivert sadar bahwa setiap peluang harus diselesaikan dengan maksimal.