“Saya melihat ini bukan sekadar penggerebekan biasa, tapi sinyal adanya perang antar bandar emas ilegal. Tapi kenapa cuma jaringan SB yang ditindak? Kenapa bandar besar lain seperti AS belum pernah tersentuh?” tegas Uchok kepada Faktakalbar.id.
Ia menyebut bahwa inisial AS dikenal luas sebagai “Raja Emas Ilegal” di Kalbar.
Nama AS bahkan sudah santer disebut di lingkaran Mabes Polri dan Kejaksaan Agung, namun hingga kini belum tersentuh aparat penegak hukum.
“Jajaran Polda Kalbar jangan tebang pilih. Tangkap juga AS! Dia ini sudah lama disebut-sebut di Jakarta, tapi tetap kebal. Kenapa? Ini yang harus dibuka,” tegas Uchok lagi.
Baca juga: Bagaimana Mafia Tambang Kuasai Rantai Monopoli dan Eksploitasi Emas Ilegal di Kalimantan Barat?
(Tim)
















