Almyra dan Mimpi yang Disulam dari Panggung Desa

Almyra Humairoh saat latihan memerankan karakter Lea dalam drama musikal Pahlawan Kecil Desa Jeruju Besar. Foto: HO/Faktakalbar.id
Almyra Humairoh saat latihan memerankan karakter Lea dalam drama musikal Pahlawan Kecil Desa Jeruju Besar. Foto: HO/Faktakalbar.id

Almyra berlatih setiap minggu bersama teman-teman. Ia tampil semangat bukan hanya di sesi latihan bersama, tapi juga di rumah. Bersama ibunya, ia melafalkan naskah, mengulang dialog, menghayati karakter Lea.

Ibunda Almyra adalah sosok yang tak kalah penting dalam proses ini. Ia bukan hanya ibu, tapi juga penyemangat setia.

“Mimpi Almyra bukan untuk dipadamkan, tapi disulam,” begitu para pengajar menggambarkan dukungannya.

Ini bukan kali pertama Almyra naik panggung. Tahun lalu, ia menari di panggung charity day. Di antara deretan penonton, ibunya duduk dengan mata berbinar. Tahun ini, ia kembali menyaksikan putrinya bukan hanya tampil, tapi menjadi jiwa dari sebuah cerita.

Setiap tiket drama musikal Pahlawan Kecil Desa Jeruju Besar adalah bagian dari gerakan sosial. Selama lebih dari satu dekade, Aku Belajar membuka akses pendidikan gratis di daerah marjinal, termasuk Jeruju Besar. Tiket tersebut dapat dibeli di Instagram @akubelajar_id.

Lewat charity day, mereka tak hanya mengumpulkan donasi, tapi juga mengajak masyarakat lebih dekat pada dunia anak-anak melihat semangat, mendengar suara, dan mendukung mimpi yang tumbuh dari tempat-tempat sederhana.

Dan di atas panggung itu, suara Almyra akan terdengar. Bukan hanya sebagai Lea si kelinci kecil, tapi sebagai anak yang percaya bahwa panggung bisa mengubah nasib. Karena dalam hati anak-anak seperti Almyra, panggung bukan hanya cahaya, tapi ruang untuk bermimpi dan tak takut mengejarnya. (*)

Baca Juga: Festival Bakcang 2025 Pontianak: Serbu 1000 Bakcang Halal, Wisata Sungai Gratis!