Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Bhabinkamtibmas Polres Kubu Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kali ini, peran aktif tersebut ditunjukkan melalui kegiatan mediasi atau problem solving atas konflik warga di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Mediasi ini dipimpin oleh AIPDA Sudarno, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya, yang mengundang kedua belah pihak untuk menyelesaikan perselisihan mereka secara kekeluargaan di Mapolsek Sungai Raya, Senin (28/4/2025).
Baca Juga: Buron Sebulan, Pelaku Penganiayaan di Kubu Raya Diamankan Polisi
Pertemuan tersebut membahas persoalan tindakan tidak menyenangkan antarwarga. Kedua pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan versi kejadian masing-masing dalam suasana dialog terbuka yang adil dan kondusif.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, mewakili Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, menjelaskan pentingnya kehadiran Bhabinkamtibmas dalam meredam konflik di tengah masyarakat.
“Bhabinkamtibmas selalu hadir saat masyarakat membutuhkan kehadirannya untuk menyelesaikan permasalahan. Perannya sebagai mediator sangat penting demi menjaga kerukunan warga di desa binaannya. Hal ini bertujuan agar permasalahan tidak meluas dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya, Rabu (30/4/2025).
Lebih lanjut, Ade menambahkan bahwa suasana yang damai dan nyaman dapat terwujud melalui komunikasi terbuka dan pemahaman bersama. “Upaya mediasi tersebut berhasil menghasilkan kesepakatan damai yang dituangkan dalam bentuk surat pernyataan,” kata Ade.
Surat pernyataan damai itu dibacakan di hadapan semua pihak yang terlibat, ditandatangani kedua belah pihak, dan disaksikan langsung oleh AIPDA Sudarno selaku Bhabinkamtibmas.
Dengan selesainya konflik ini secara kekeluargaan, diharapkan tidak terjadi lagi perselisihan serupa di masa depan. Keharmonisan dan kedamaian di lingkungan warga menjadi tujuan utama.
“Penyelesaian masalah melalui jalur mediasi merupakan bentuk pendekatan preventif yang terus dikedepankan guna menjaga stabilitas dan kedamaian masyarakat desa,” pungkas Ade.
















