Evakuasi berlangsung cukup lama dan menantang karena kondisi reruntuhan yang berat. Korban pertama berhasil dievakuasi pada pukul 18.00 WIB, disusul korban kedua pada pukul 19.20 WIB, korban ketiga pukul 20.00 WIB, dan korban keempat pada pukul 23.20 WIB.
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pembersihan sisa material dan melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah hal serupa terulang.
Peristiwa runtuhnya tandon air di Magelang ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap fasilitas penunjang di lingkungan pendidikan, terutama yang digunakan oleh santri dalam kegiatan sehari-hari.
Baca Juga: Maluku Utara dan Sulawesi Tengah Dilanda Banjir, Proses Evakuasi dan Pencarian Masih Berlangsung
















