Inisial AS, Raja Bauksit yang Kini Diduga Kuasai Perdagangan Emas Ilegal di Kalbar

aktivitas penambangan bauksit di kalimantan barat
Dokumentasi aktivitas penambangan bauksit di kalimantan barat. Foto: (Dok. Dhn/Faktakalbar.id)

Selain itu, ia juga mengungkap dugaan bahwa AS sering melakukan pertambangan di luar wilayah IUP yang dimilikinya.

Bahkan, banyak aktivitas tambang terjadi di area koridor atau infrastruktur jalan pendukung tambang.

“Parahnya, praktik tambang bauksit (AS) diduga tidak pernah melakukan reklamasi. Akibatnya, lingkungan di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah.

Dari pengamatan kami, banyak area yang sudah dikupas sejak lama, tetapi belum ada realisasi reklamasi. Mereka selalu beralasan telah membayar deposit untuk reklamasi,” tambah Rifal.

Dugaan keterlibatan AS dalam perdagangan emas ilegal semakin menguat, mengingat posisinya yang sudah lama berkecimpung dalam sektor pertambangan di Kalimantan Barat.

Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut lebih lanjut aktivitasnya. (Dhn)

Catatan Redaksi:
Berdasarkan Keputusan Dewan Pers Nomor 553/DP/K/VII/2025, pemberitaan ini dinyatakan melanggar:

  • Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

  • Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

  • Pasal 6 Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

  • Butir 2 huruf a dan b Pedoman Pemberitaan Media Siber

Sebagai bentuk tanggung jawab jurnalistik, redaksi telah memuat Hak Jawab dari pihak yang merasa dirugikan dan melakukan klarifikasi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Redaksi juga telah memperbaiki sistem kerja redaksional untuk mencegah hal serupa terulang di masa depan.

Tautan Hak Jawab dan klarifikasi resmi dapat diakses di sini: Menindaklanjuti Putusan Dewan Pers, Faktakalbar.id Muat Hak Jawab dan Klarifikasi atas Pemberitaan Inisial “AS”