Analisis Taktik Patrick Kluivert: Lebih Menyerang, Possession dan Dinamis

Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Transisi dalam permainan menjadi salah satu kunci dalam sistem yang diterapkan Kluivert. Serangan dibangun dengan pola switch play yang cepat, memanfaatkan pergerakan gelandang dan fullback untuk menciptakan keunggulan di sisi sayap.

Timnya juga sering memanfaatkan progresi melalui fullback yang memiliki kemampuan ball-carrying untuk mempercepat transisi ke lini serang. Dalam skema ini, pemain seperti Calvin Verdonk bisa menjadi elemen penting bagi Timnas Indonesia dalam membangun serangan dari lini belakang.

Fase bertahan di bawah Kluivert menunjukkan pendekatan yang berbeda dari Shin Tae-yong. Alih-alih menerapkan pressing tinggi secara konstan, Kluivert lebih memilih blok pertahanan dengan zonal marking yang fokus menutup akses ke tengah.

Saat kehilangan bola, timnya akan segera menerapkan counter-pressing untuk merebut kembali penguasaan bola secepat mungkin. Hal ini terlihat dari bagaimana tim asuhannya sebelumnya, seperti Adana Demirspor di Liga Turki, berusaha memutus serangan balik lawan di area pertahanan mereka sendiri sebelum kembali membangun serangan.

Meskipun filosofi yang diusung Kluivert menjanjikan permainan yang lebih dominan dalam penguasaan bola dan lebih menyerang, tantangan terbesar bagi Timnas Indonesia adalah implementasi sistem ini dalam waktu yang relatif singkat.

Selain itu, adaptasi pemain terhadap perubahan gaya permainan dari sistem yang digunakan Shin Tae-yong ke pendekatan Kluivert akan menjadi faktor krusial. Keputusan PSSI untuk mendatangkan dua asisten dari Belanda, yakni Alex Pastoor dan Danny Landzaat, diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi ini, mengingat pengalaman keduanya dalam melatih tim-tim di Eropa.

Laga debut Kluivert bersama Timnas Indonesia akan berlangsung pada bulan Maret 2025, saat Garuda bertandang ke Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan ini akan menjadi ujian pertama bagi filosofi baru yang dibawa Kluivert. Dengan tekanan tinggi dari suporter dan ekspektasi besar dari PSSI, pelatih asal Belanda ini harus segera menemukan formula terbaik untuk membawa Timnas Indonesia tampil lebih agresif, dinamis, dan efektif dalam penguasaan bola.