PONTIANAK – Ria Norsan menghadiri peresmian krematorium dan rumah abu Yayasan Bhakti Suci Pontianak, Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (26/9).
Kehadiran Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023 itu, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan bidang kerohanian dalam hal ini sarana dan prasarana serta fasilitas keagamaan.
Menurut Norsan, langkah Yayasan Bhakti Suci ini patut dicontoh oleh masyarakat. Pasalnya, pembangunan ini tak membutuhkan waktu lama dan dikerjakan dengan kesungguhan.
“Kita di Kalbar harus mencontoh Yayasan Bhakti Suci. Mereka bangun ini dengan nilai Rp7 miliar ini hanya dengan sedikit orang. Kumpul-kumpul, pertemuan lalu selesai dibangun,” kata Norsan.
Norsan mengapresiasi kemauan serta pengorbanan anggota yayasan, dalam pembangunan krematorium yang diperuntukkan tak hanya bagi warga Tionghoa.
“Ini juga mengukuhkan persatuan dan kesatuan. Berkorban untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Mantan Bupati Mempawah ini, memuji gedung krematorium dan rumah abu yang dilengkapi fasilitas canggih. Serta memiliki teknologi tinggi yang memudahkan proses kremasi jenazah.
“Ini saya pikir yang tercanggih. Saya pernah lihat di Bali dan Sumatera belum secanggih ini. Tinggal tekan tombol, jenazah masuk dan sekejap dikremasi,” jelasnya.










