Setelah itu, Samsul Bahri, kata Suryadi melihat mobil tersebut berhenti tak jauh dari lampu merah di Jalan 28 Oktober. Ia kemudian mendekati mobil tersebut, dan terjadi percekcokan dan sempat terjadi insiden perusakan kaca spion mobil milik Windy Windianto oleh Samsul Bahri.
Sementara berdasarkan pengakuan Windy Widianto, lanjut Suryadi, ia sempat menepikan mobil yang dikendarainya.
“Pengendara motor tersebut menendang pintu dan spion mobil saya hingga spionnya rusak. Setelah itu, saya turun dari mobil, dan perkelahian terjadi,” katanya.
Namun setelah dilakukan mediasi oleh aparat Polsek Pontianak Utara, keduanya sepakat tidak memperpanjang kejadian tersebut dan memutuskan untuk berdamai. (amb)
















