Dugaan Malprosedur Seleksi Atlet PON 2024: Ibrahimovic dan Atlet Singkawang Tersingkir, Orang Tua Buka Suara

PONTIANAK – Setelah Dicky Wahyudi dari Singkawang, kini giliran Ibrahimovic, atlet sepeda asal Pontianak, yang harus mundur dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumut. Ibrahimovic, meski telah lolos dalam Pra-PON di Palembang-Lubuk Linggau, tidak diikutsertakan dalam Training Center (TC) untuk PON 2024.

 

Menurut Zulkifli, ayah Ibrahimovic, tidak adanya panggilan resmi untuk TC menjadi alasan utama putranya tidak dapat melanjutkan perjuangannya di PON. “Tidak ada TC, pemanggilan atlet. Tidak ada surat resmi dalam jangka waktu panjang,” kata Zulkifli. Ia menambahkan bahwa kondisi ini sangat merugikan dan menjatuhkan karakter atlet yang telah berjuang keras di Pra-PON.

 

Sistem kualifikasi balap sepeda menggunakan metode “by Name by Number,” di mana hasil babak kualifikasi menetapkan nama atlet dan nomor pertandingan yang lolos untuk masing-masing provinsi peserta PON. “Ibrahimovic ini lolos PON karena dalam Pra-PON kemarin di Palembang-Lubuk Linggau, ia lolos,” jelas Zulkifli.