Sekda M.Bari Siap Laksanakan Arahan Kemendagri Terkait Inflasi,TBC dan Polio

 

Dalam rapat koordinasi, Pj. Sekda Kalbar juga menanggapi isu kesehatan nasional terkait tuberkulosis dan polio. Dirinya menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam mencapai target nasional untuk penanganan kedua penyakit tersebut.

 

“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh program-program Kemendagri dalam percepatan imunisasi, penanggulangan polio, dan pengendalian tuberkulosis di Kalimantan Barat,” tegas Bari.

 

Berdasarkan data per 30 Juni 2024, tingkat keberhasilan pengobatan TB Sensitif Obat (SO) di Kalimantan Barat mencapai 79%, sejalan dengan rata-rata nasional. Namun, tingkat keberhasilan pengobatan TB Resisten Obat (RO) masih menjadi tantangan, dengan angka nasional hanya mencapai 53%.

 

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan akses masyarakat terhadap pengobatan TB, terutama untuk TB RO.

 

Baru juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, dan masyarakat, untuk bersama-sama meningkatkan upaya pengendalian inflasi dan penanganan masalah kesehatan di Kalimantan Barat.”Dengan kerjasama yang baik, kita yakin dapat menciptakan Kalimantan Barat yang sehat, sejahtera, dan bebas dari inflasi,” pungkasnya.(rfk/*wnd adpim).