Ditandai Pemukulan Gong, Sekda Ketapang Buka Gawai Nyapat Tahun XIII Simpang Hulu

Sekda meminta para kepala Desa agar menghormati, dan menjaga adat, budaya dan tradisi. Selain itu, sebagai Patih Jaga Pati yang bergelar adat Raden Cendaga Pintu Bumi Jaga Banua, juga mengingatkan agar masyarakat adat Simpang Hulu bisa berdaulat secara budaya, berdaulat secara ekonomi, dan berdaulat secara politik.

 

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat adat, yang mendukung acara peresmian Balai Kepatihan, yang berlangsung dari tanggal 2 sampai 4 Mei 2024 lalu,” ucap Sekda.

 

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Duata Perimbang Alam Bumi Tanah Arai membalas semua kebaikan masyarakat adat, yang telah mendukung peresmian Balai Kepatihan,” pungkasnya.

 

Gawai Nyapat Tahun XIII Simpang Hulu berlangsung dari tanggal 6 sampai dengan 13 Juli 2024. Pembukaan Gawai ini dihadiri juga oleh beberapa Perangkat Daerah Kabupaten Ketapang, anggota DPRD Kabupaten Ketapang Dapil 2, Forkopimcam Simpang Hulu, Camat Simpang Hulu, Camat Simpang Dua, Camat Laur, Camat Sandai, Ketua DAD Simpang Dua, Ketua DAD Nanga Tayap, Ketua DAD Simpang Dua, para Kepala Desa, para Domong Mantir.(nfl)