Terungkap, Polisi Gadungan yang Peras Pedagang di Jakarta Terobsesi Jadi Anggota Polri

Ilustrasi polisi gadungan. Foto : Istimewa

“Sudah empat tahun jadi polisi gadungan. (Keuntungan memalak) bisa sampai Rp3 juta satu bulan,” ujarnya.

Menurut Nicolas, LH memang mengaku berdinas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Pelaku bahkan membawa senjata berjenis air soft gun untuk mengelabui masyarakat.

“Dia membeli di daerah Jaksel untuk senpinya. Itu airsoft gun itu bukan senpi, itu airsoft gun,” ucapnya.***