Masyarakat Indonesia Praktikkan Kesiapsiagaan Melalui Chatbot AI

 

Direktur Yayasan Peta Bencana Nashin Mahtani menyampaikan, skala bencana yang kita hadapi saat ini tidak dapat diatasi oleh satu institusi saja. Menurutnya, sangat penting untuk memungkinkan setiap penduduk untuk dapat berpartisipasi dalam upaya pengurangan risiko bencana dan pemulihan.

 

Sementara itu, BNPB melalui Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana menekankan, acara ini sangat bermanfaat bagi komunitas kampus, terutama dalam memperluas upaya manajemen bencana secara lebih luas. PetaBencana.id menyediakan data berharga, penting untuk memvalidasi studi dan penilaian historis, yang esensial untuk evaluasi risiko bencana yang komprehensif.

 

BNPB dan Yayasan Peta Bencana berharap partisipasi masyarakat semakin besar untuk kesiapsiagaan, khususnya melalui fitur informasi pada dasbor Petabencana.id yang nantinya dapat diakses oleh publik.

 

Di sisi lain, Universitas Indonesia (UI) menyambut baik kompetisi yang melibatkan berbagai organisasi dan masyarakat. Dosen Geografi UI Nurul Sri Rahatiningtyas mengatakan, kegiatan ini dapat memupuk pemahaman tentang perkembangan teknologi dan pengetahuan kebencanaan.

 

Hal tersebut sejalan dengan tema yang diangkat BNPB pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2024 mengenai pengembangan teknologi dan inovasi dalam penanggulangan bencana.(rfk/pusdatin bnpb)