7 Bocah  Jadi Korban Kekerasan dan Bullying

“Selain itu, ketujuh korban juga di-bully. Dan dalam setiap aksi kekerasan fisik maupun bullying itu selalu dilakukan perekaman video dan foto via handphone,” jelas Kasatreskrim Iptu Fadhila Nugrah Sakti.

 

Foto-foto kekerasan dan bullying kemudian dimasukan ke WhatsApp Group (WAG) internal mereka. Bahkan ada foto yang iseng dijadikan stiker WA.

 

Untuk sementara, dari pengakuan para korban, perbuatan ini telah dilakukan sebanyak 7 kali sejak bulan Desember 2023 lalu.

 

Akhirnya, perbuatan keempat pelaku pun terbongkar. Pihak orangtua yang tidak terima anak-anak mereka jadi korban kekerasan fisik dan bullying, melapor ke Mapolres Mempawah.

 

Atas laporan tersebut, Tim PPA dan Jatanras Satreskrim langsung mengamankan keempat pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. (rfk/*r)