Ade menekankan, pentingnya bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan saat berkendara di jalan yang basah atau tergenang air. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko aquaplaning yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Aquaplaning dapat terjadi dengan cepat, dan pengendara mungkin tidak memiliki waktu yang cukup untuk bereaksi sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengendara untuk tidak berkecepatan tinggi saat hujan atau saat jalan dalam kondisi basah, apalagi tergenang air,” ujar Ade.
Ade juga menambahkan, mengurangi kecepatan saat kondisi jalan licin atau basah adalah salah satu cara efektif untuk menghindari Aquaplaning yang berisiko kecelakaan lalu lintas.
“Pengendara harus selalu memperhatikan kondisi jalan dan mengurangi kecepatan untuk memastikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, namun untuk pencegahan awal, lakukan pengecekan pada ban kendaraan, rem dan kondisi kendaraan, “pesannya. (rfk/*r)










