SUMBAR– Banjir lahar hujan atau yang biasa disebut banjir lahar dingin terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, pada Jumat petang lalu (5/4), pukul 16.30 WIB. Fenomena ini membawa material vulkanik Gunung Marapi yang dikeluarkan pascaerupsi. Kejadian tersebut berlangsung setelah hujan lebat di kawasan hulu atau sekitaran puncak gunung.
Peristiwa tersebut berdampak pada terganggunya akses jalan nasional Padang Panjang – Bukittinggi. Ruas jalan tersebut terendam banjir lahar. Laporan terkini yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, personel BPBD Kabupaten Tanah Datar dan tim gabungan lintas instansi masih melakukan pembersihan sisa-sisa material vulkanik. Para petugas juga menyedot air pada gorong-gorong di sisi jalan nasional.
Kondisi jalan nasional yang berada di wilayah Nagari Aia Angek, Kecamatan X Koto, masih terendam dan mengakibatkan terganggunya lalu lintas kendaraan serta aktivitas masyarakat










