Pontianak- Dengan mengatakan masih lama, 2024, alias Belanda masih jauh terkait Pilkada Gubernur, jawaban Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat, Ria Norsan ini terkesan menggantung perihal kepastian dirinya maju atau tidak dalam kancah Pilkada Gubernur Kalbar, begitu pula lanjut satu paket bersama Gubernur Sutarmidji atau pisah.
Usai acara silaturahmi dan makan siang bersama jajaran kantor Gubernur Kalbar yang diadakan oleh Wagub Ria Norsan di rumah dinas, Jalan Sutan Abdurahman, Rabu (16/8), wartawan memang meminta waktu wawancara dengan beliau.Tiap dikejar tentang rencana Pilkada, tampak bahasa tubuh yang berat untuk menjawabnya.
Jelang berakhirnya kebersamaan pasangan Sutarmidji-Norsan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, 5 September nanti, dan di bulan Agustus ini atau setidaknya beberapa bulan terakhir ini jarang tampak kebersamaan antara Sutarmidji-Norsan di kantor gubernur maupun disuatu acara.
Namun Ria Norsan menjawab politis, “jadi bulan belakangan ini memang saya banyak tugas keluar Kalbar, begitu juga Bapak Gubernur yang lebih banyak tugas didalam dan diluar kota juga.Jadi itulah yang mungkin dilihat kami jarang bertemu di kantor.Tapi terakhir ini dan buktinya pagi ini kami bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan dan siang setelah acara kita ini dilanjutkan lagi mendengarkan pidato kenegaraan,”kilah Ria Norsan.










