“Meskipun kita semua tidak ingin adanya kejadian kebakaran, namun sangat lah penting untuk senantiasa waspada serta sigap dalam menghadapi situasi apapun” ujar Anto W Soemartono selaku General Manager ASTON Pontianak Hotel & Convention Center saat ditemui di lokasi kegiatan. Senada dengan hal tersebut, Amiruddin Thamrin selaku Hotel Manager NEO Gajah Mada mengatakan bahwa Latihan Simulasi ini merupakan kegiatan yang wajib diadakan setidaknya dua kali dalam setahun sebagai bentuk antisipasi dan memenuhi standar K3 di setiap perusahaan.
Dalam rangkaian kegiatan latihan simulasi ini, para karyawan diajarkan dan praktek langsung penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang terbagi dalam 2 jenis yaitu jenis powder dan karbondioksida. Dalam penggunaan penggunaan APAR, banyak faktor yang harus diperhatikan seperti kondisi tabung, isi tabung, posisi api hingga arah angina. Kemudian dilanjutkan dengan dengan penggunaan Fire Blanket yang terbuat dari karung goni yang sudah dibasahkan dengan air. Untuk area seperti di dapur, sudah tersedia Fire Blanket khusus yang senantiasa terpasang di area dapur. Latihan terakhir adalah bagaimana menggunakan selang hidrant untuk pemadaman api yang cukup besar. Selain untuk meningkatkan kewaspadaan, tujuan dari latihan simulasi ini juga sebagai bagian dari pengecekan peralatan agar senantiasa berfungsi dan dalam kondisi baik sehingga di saat kondisi diperlukan tidak ada kendala dalam pemakaiannya. (rfk/r)










