Usai menghadiri undangan makan malam sekaligus temu kangen dengan tokoh Masyarakat Sambas yang juga merupakan mantan Bupati Sambas 2 periode, H. Burhanudin A. Rasyid, Gubernur Kalbar bertolak menuju lokasi Pembangunan Masjid 1.001 Kubah di Desa Saing Rambi.
Disambut Bupati Sambas, H. Satono, kehadiran rombongan Gubernur Kalbar untuk menyaksikan Pagelaran Seni dan Budaya yang diselenggarakan dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah, Selasa malam (18/7).
Menyinggung soal Desa Mandiri, Gubernur Kalimantan Barat menjelaskan bahwa pada awal kepemimpinannya Desa Mandiri hanya ada satu, yaitu Desa Sutra di Kayong Utara. Namun, sekarang sudah ada 877 desa mandiri dan prosentase Kalbar termasuk yang terbanyak di seluruh Indonesia.
Apresiasi yang tinggi juga diberikan kepada Kabupaten Sambas, salah satunya kepada Desa Sekura, yang merupakan desa terbaik urutan ke 16 se-Indonesia. Kemudian, ada Desa Sejiram yang mampu mengelola internet secara mandiri, sehingga menjadi contoh dalam mengelola BUMDES.
“Hal itulah yang dapat menjadi kebanggaan bagi Sambas sesuai dengan slogan di acara ini “#Bersama Kita Bisa #Bersatu Kita Mampu, #Berjamaah Kita Kuat”. Itu sudah dibuktikan dengan hasil capaian pembangunan di Sambas,” puji Gubernur Sutarmidji.
Kabupaten berslogan Sambas Berkemajuan ini tidak hanya melahirkan para ulama, tetapi juga diharapkan bisa menjadi daerah yang melahirkan kaum cendekiawan. “Profesor pertama berasal dari Sambas, yaitu Profesor Hadari. Dan juga banyak menghasilkan para doktor serta banyaknya pimpinan daerah di Kalbar juga berasal dari Sambas,” katanya.
Lebih lanjut H. Sutarmidji berharap Sambas bisa melahirkan para pemimpin yang memiliki pemikiran yang brilian untuk kemajuan Kalimantan Barat maupun Indonesia. Dirinya sepaham dengan apa yang dikatakan Bupati Sambas, tidak mungkin membangun tanpa ada sinergitas atau kebersamaan yang baik.
“Yang dilakukan Pak Presiden Jokowi dengan membangun dari desa sudah kita lakukan. Ketika Sambas sudah memiliki semua Desa Mandiri, maka akan menjadi satu-satunya kabupaten yang seluruh desanya menjadi Desa Mandiri. Sehingga, Sambas akan menjadi pusat studi banding bagi daerah-daerah lainnya. Jika Pemkab Sambas serius, dipastikan 27 Desa Maju tahun ini akan menjadi Desa Mandiri semuanya,” ujar Sutarmidji memberikan motivasi.
Berbicara tentang Pembangunan Masjid 1.001 Kubah, Gubernur Kalbar ini mengatakan harus ada tahapan-tahapan yang dikaji betul dan dilakukan oleh panitia pembangunan supaya mendapatkan kepercayaan publik terlebih dahulu, sehingga akan mudah mendapatkan dana dari manapun. (rfk/Sma).










