Infrastruktur Kalbar Terancam Mangkrak, Batu Langka !

Truk mengular panjang untuk mendapatkan muat dan angkut batu di kawasan PT Hansindo Mineral di Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh,Kabupaten Mempawah (foto:sumber fakta kalbar)

Sudah sebulan lebih ini keberadaan batu sebagai bahan utama campuran beton ready mix langka. Pekerjaan infrastruktur jalan maupun bangunan terancam terhambat bahkan bisa jadi mangkrak, dikarenakan perusahaan jasa penjualan beton ready mix tidak mampu melaksanakan pesanan dari kontraktor sesuai permintaan. Batu tidak ready dan harus menunggu lama untuk proses batching plant.

Selain itu,dampak terbesar yang menghadapi pelaksana kontrak pekerjaan, harga beton ready mix melonjak naik karena dampak ikutan kelangkaan batu tersebut. Sumber Fakta Kalbar di perusahaan penyedia beton ready mix, Wandi dan Eli (dua perusahaan berbeda) secara terus terang mengakui kelangkaan batu tersebut.

Batu yang diorder tidak serta merta mereka dapatkan, sementara stok batu diperusahaan mereka sudah kosong. “Perusahaan kami seharinya paling tidak perlu batu 150 meter kubik, untuk melayani pembeli.Apalagi ini bulan-bulan sibuk dan kejar target pekerjaan para pelaksana proyek.” jelas Eli.

Wandi dari perusahaan lainnya mengatakan hal yang sama. Kendala kelangkaan batu ini mereka rasakan sudah sebulan lebih. Sumber batu diinfokan keperlindungan hanya disediakan oleh satu perusahaan tambang dan pemecahan batu di Kecamatan Sungai Pinyuh, Peniraman. “Untuk Se Kalbar ini infonya hanya satu perusahaan ini saja yang bisa melayani pembeli atau jual batu. Apa ndak bingung namanya.” ungkap Wandi.